Terus terang, rasanya ‘miris’ mendengarkan berita tentang Ibu Siami beserta putranya.

Saya tidak habis fikir, kenapa mereka (pihak yang mengusir) bisa berfikir sepicik itu. Mungkin mereka sudah terbiasa untuk mencari pembenaran atas kesalahan yang telah dilakukan. Atau mungkin mereka tidak pernah berfikir bahwa putra-putri mereka adalah tunas bangsa yang suatu saat akan menerima sebuah tanggung jawab yang besar dan mulia : menjadi genarasi penerus bangsa Indonesia.

Jika semua masyarakat berfikir seperti mereka, rasanya akan sangat wajar kalau korupsi merajalela, di semua sektor di negara kita yang tercinta, Indonesia.

Akan sangat wajar jika semua orang selalu mencari ‘kambing hitam’ sebagai pembenaran atas  kesalahan yang mereka lakukan.

Akan sangat wajar jika semua orang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Jujur, saya dulu juga pernah mencontek, tapi saya sadar kalau itu adalah sesuatu yang salah. Dan saya tidak ingin anak cucu saya kelak dibesarkan di sebuah negara yang membenarkan kecurangan, yang membenarkan ketidakjujuran. Saya mengharapkan anak cucu saya bisa dibesarkan di negara yang menjunjung tinggi kejujuran.

Dengan harapan tersebut, saya memulai langkah saya dengan mendukung #IndonesiaJujur

Kalau tidak sekarang, kapan lagi?

Saya yakin #IndonesiaJujur dapat membuat Indonesia lebih baik.

Saya yakin #IndonesiaJujur dapat membuat Indonesia lebih makmur.

 

Pawith Marie