Sekolah TerpencilSebuah renungan yang saya tulis persis dua tahun yang lalu dan saya ingin share dengan teman-teman di situs Bincang Edukasi ini. Tulisan ini merupakan refleksi dan reaksi pribadi saya terhadap sikap dan persepsi masyarakat terhadap profesi guru.

 

 

 

kenapa “hanya” jadi guru?

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka
bukankah kau bisa jadi insinyur yang mahsyur?
bikin bangunan megah dengan arsitektur yang wah
bangun jembatan penghubung ribuan pulau nusantara dan dunia

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka
bukankah kau mampu menjadi dokter yang ternama
keluarga kan terpandang
harta benda berkelimpahan
kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka
bukankah kau calon pemimpin masa depan?
kau bisa jadi camat, bupati
bahkan kau bisa jadi menteri dan presiden sekalipun

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka
bukankah kau bisa jadi pengusaha yang kaya raya?
kau bisa beli apa yang kau suka
tamasya bersama keluarga keliling dunia

kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka
bukankah kau ranking satu di sekolahmu?
kau bisa jadi apa yang kau mau!
kenapa “hanya” jadi guru? tanya mereka

hey, kenapa tidak! Jawabku
guru adalah profesi yang mulia
guru adalah profesi yang terhormat
guru adalah profesi yang ternama

hey, jangan kau lupa! Jawabku
insinyur mahsyur karena ada guru yang mengajarnya
dokter ternama karena ada guru yang membimbingnya
pemimpin hebat karena ada guru yang melatihnya
pengusaha kaya karena ada guru yang mencerdaskannya

kerja guru adalah kerja kreatif dan dinamis
jangan kau pikir mudah mengajar puluhan manusia sekaligus
dengan cara yang menarik, menyenangkan dan mencerdaskan
tak semudah yang kau kira kawan

jangan mentang-mentang kau pernah jadi siswa di kelas
selama belasan atau puluhan tahun
lantas kau jadi sok ahli tentang cara pengajaran
jadi guru yang baik tak semudah itu kawan

seperti halnya insinyur,
butuh keahlian khusus tuk jadi guru yang baik
seperti halnya pilot,
butuh pendidikan dan latihan berkualtas tuk jadi guru yang hebat

guru adalah seorang profesional
seperti halnya profesional lainnya
dokter, akuntan, pengacara
status sosial ekonomi guru selayaknya sama seperti mereka

jadi guru adalah sebuah kebanggaan
jadi guru adalah jadi seorang profesional
bukan sekedar “hanya”
sama sekali bukan

guru adalah inspirasi dalam menyikapi perkembangan jaman
guru adalah roh pergerakan nasional kebangsaan
guru adalah agen perubahan karakter warga negara
maka aku memilih jadi guru karena aku hendak mengubah dunia!

iwan syahril, 28/2/2011