Evolusi Ibu Harimau

Posted by on 26 Apr 2015 in opini | 2 comments

dimuat di Koran Tempo, 25 April 2015

“Kita bukan dari keluarga berada. Satu-satunya cara memperbaiki hidup kita dengan belajar, sekolahlah yang rajin,” seperti itu kurang lebih pesan yang terus menerus didengungkan Ibu dari saat saya ingat sampai remaja. Kebanyakan orangtua dari teman sebaya saya saat itu juga demikian. Para Ibu Asia dalam tradisinya ternyata juga bersikap demikian. Paksaan untuk kerja keras terus menerus, pengingatan ancaman konsekuensi kemalasan tak henti, penekanan ekspektasi atau harapan yang tinggi, serta upaya pendisiplinan dari para ibu ini disebut menjadi salah satu faktor keberhasilan anak-anak Asian American, bahkan yang merantau jauh sendirian ke negara maju lainnya (Park, Time, 5 Mei 2014).

Read More

Keberlanjutan Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Posted by on 19 Apr 2015 in blog, featured | 0 comments

Disampaikan pada Seminar Nasional Pengembangan Sains Dasar Antar Disiplin, Peringatan Seperempat Abad AIPI, Surabaya, 20 April 2015.

Pengembangan ilmu pengetahuan di masa mendatang sama pentingnya dengan upaya pengembangannya di masa sekarang. Terjaminnya peningkatan penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan pada generasi mendatang tentu harus dirancang strateginya hari ini. Ini juga yang akan menjamin kuatnya ekonomi bangsa di hari esok.

Read More

Harapan Baru Setelah Rezim UN

Posted by on 2 Apr 2015 in opini | 3 comments

Oleh: Y. Nugroho Widiyanto, Kandidat Doktor Ohio State University, Dosen FKIP Unika Widya Mandala Surabaya
Dimuat di Harian Kompas, 2 April 2015

Rezim ujian standar pendidikan secara nasional, secara singkat kita sebut UN, sudah berkuasa dalam beberapa dekade di Indonesia. Menteri datang dan pergi silih berganti, kurikulum berubah dari bandul satu ke bandul yang lain, tetapi semua takluk pada rezim ini.

Rezim UN sangat berpengaruh dalam mengatur mobilitas sosial dan ekonomi para siswa dari berbagai jenjang. Tak mengherankan, kesakrakalannya harus dijaga sebagai “Rahasia Negara”, diinapkan di kantor polisi sebelum diberikan kepada siswa, bahkan Densus Anti Teror pun ikut terlibat mengawalnya.

Read More

Paradoks Teknologi Belajar

Posted by on 3 Mar 2015 in blog | 0 comments

Dimuat di Kompas, 3 Maret 2015

Bagi sekolah di kota besar, berfasilitas baik, dan dilayani guru bermutu, penyediaan teknologi belajar bagi para murid merupakan kemewahan. Teknologi untuk belajar di sekolah baik merupakan unsur pelengkap atau penghias semata, bukan kebutuhan. Jika tak tersedia teknologi belajar pun, para siswa tetap dapat belajar bersama gurunya.

Read More