Pada pertengahan tahun 2014 lalu, sebuah surat dari seorang kepala sekolah di Inggris kepada siswa-siswa kelas 6 di SD-nya menjadi pembicaraan hangat di Internet. Surat tersebut menjadi penyerta hasil ujian standar yang dikirimkan kepada setiap siswa. Walaupun ada kontroversi tentang apakah surat tersebut merupakan hasil plagiarisme atau bukan, namun banyak orang merasa surat tersebut sangat perlu dibaca oleh para orangtua, guru dan pengelola pendidikan.

Berikut adalah isi surat yang telah diterjemahkan:

Kepada Charlie Owen,

Berikut ini kami sertakan hasil ujian KS2 milikmu. Kami sangat bangga atas besarnya komitmen yang telah kamu tunjukkan dan bahwa kamu telah memberikan usaha terbaik pada seminggu yang sulit ini.

Bagaimanapun, kami merasa bahwa ujian-ujian ini tidak selalu mengukur apa yang membuat setiap diri kalian spesial dan unik. Orang-orang yang menciptakan dan menilai ujian-ujian ini tidak mengenal setiap diri kalian seperti guru kalian mengenal kalian, seperti saya berharap bisa mengenal kalian, dan pastinya tidak sebagaimana keluarga kalian mengenal kalian.

Mereka tidak tahu banyak di antara kalian bisa bicara dua bahasa. Mereka tidak tahu bahwa kalian bisa memainkan alat musik, atau bahwa kalian bisa menari, ataupun bahwa kalian bisa melukis. Mereka tidak tahu bahwa teman-teman kalian bergantung pada kalian untuk membantu dan menemani mereka, atau bahwa cara tertawamu mampu mencerahkan hari yang buruk sekalipun.

Mereka tidak tahu bahwa kalian bisa menulis puisi, mencipta lagu, bermain dan berpartisipasi dalam olahraga, berangan-angan tentang masa depan, atau bahwa kadang-kadang kalian harus merawat dan menjaga adik-adik kalian sesudah sekolah. Mereka tidak tahu bahwa kalian telah bepergian ke tempat-tempat yang unik, atau bahwa kalian mampu bercerita dan mendongeng dengan baik, atau bahwa kalian sangat suka menghabiskan waktu dengan teman-teman dan anggota keluarga yang “spesial”.

Mereka tidak tahu bahwa kalian dapat dipercaya, baik hati dan penuh pertimbangan, serta bahwa kalian selalu berusaha dan mencoba, setiap hari, untuk menjadi diri yang terbaik… Nilai yang kalian dapat memang menunjukkan sesuatu tentang diri kalian, tapi sama sekali tidak menunjukkan keseluruhan diri kalian.

Maka nikmati dan berbanggalah pada hasil tes ini, namun ingatlah bahwa ada banyak cara untuk menjadi anak yang pandai.

***